Berita Terkini

Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Bulan Agustus Tahun 2021

KPU Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan Bulan Agustus Tahun 2021. Rapat dilaksanakan pada Kamis, 2 September 2021 di kantor KPU Kabupaten Tapanuli Tengah yang dihadiri Komisioner dan Kasubbag serta staf Subag Program Data KPU Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan hasil rapat ditetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Agustus 2021 dengan jumlah 217.007 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 107.936 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 109.071 pemilih yang tersebar di 20 kecamatan. Baca juga : Pengumuman Hasil Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan Agustus 2021

Pembahasan Rancangan Peraturan KPU Tentang Pendaftaran, Verifikasi,dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu DPR dan DPRD

KPU Kabupaten Tapanuli Tengah mengikuti undangan rapat koordinasi dari KPU Provinsi Sumatera Utara bersama dengan KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara melalui virtual zoom meeting dalam rangka Pembahasan Rancangan Peraturan KPU Tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu DPR dan DPRD”. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Komisioner, Sekretaris dan Kasubbag Teknis KPU Kabupaten Tapanuli Tengah. (01/09/21)

Rapat Koordinasi Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) Berkelanjutan

Dalam rangka efektifitas proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan KPU RI melaksanakan rapat koordinasi bersama seluruh KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan hasil pengembangan dan uji coba aplikasi Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) Berkelanjutan. KPU Kabupaten Tapanuli Tengah turut hadir dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan secara virtual zoom meeting dimulai Pkl.13.00 s/d selesai. (01/09/21)      

Diskusi dan Berbagi Pengalaman Tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024

KPU Kabupaten Tapanuli Tengah mengikuti diskusi dan berbagi pengalaman tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2024 bersama dengan KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memantapkan persiapan proses Verifikasi Peserta Pemilu Tahun 2024 yang akan datang. Pada acara tersebut hadir Divisi Teknis Pemilu KPU Kabupaten Tapanuli Tengah, Yudhi Arisandi Nasution dan Timbul Panggabean. Hadir pula Maruli Nasution selaku Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan dilaksanakan secara zoom meeting pada Pkl. 09.00 s/d selesai, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Kunjungan Koordinasi Dengan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah

Sebagai bentuk persiapan pelaksanaan tahapan penataan daerah pemilihan, Anggota KPU Kabupaten Tapanuli Tengah, Divisi Teknis, Yudi Arisandi Nasution, melakukan koordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah terkait perkembangan data wilayah administrasi pemerintahan, dalam hal jika terdapat pemekaran kecamatan maupun kelurahan/desa pasca pelaksanaan Pemilu 2019. (30/08/2021)

Apresiasi Tinggi, PSU Sabu Raijua Sukses Di Tengah Keterbatasan

Sabu Raijua, kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyampaikan apresiasi kepada jajarannya atas sukses Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabupaten Sabu Raijua pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal tersebut disampaikan Pramono saat menjadi Narasumber dalam program Podcast yang disiarkan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). "Saya beri apresiasi tinggi kepada teman-teman KPU Sabu Raijua di tengah keterbatasan  bisa melaksanakan PSU dengan baik," ungkap Pramono di Kantor KPU Provinsi NTT, Kamis (8/7). Pramono menyampaikan persiapan sudah dilakukan jajarannya dengan baik mulai dari bimbingan teknis petugas badan ad hoc sampai pengadaan dan distribusi logistik meskipun Kabupaten Sabu Raijua termasuk Kabupaten terluar di Provinsi NTT. Selain itu, dari hasil monitoring dan supervisi di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pramono mengaku tidak menemukan adanya dugaan kecurangan terkhusus pada jajarannya."Kita melihat proses penyelenggaraan sudah cukup baik saya tidak melihat ada potensi kecurangan yang bersifat terstuktur terutama dari jajaran penyelnggara ya, saya bisa menjamin dari sisi KPU teman-teman bekerja profesional, jujur, adil dan berintegritas," tegas pria kelahiran Semarang itu. Selain berbincang seputar pelaksanaan PSU, dalam kesempatan itu juga persiapan dan arah kebijakan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 juga dibahas. Salah satu yang menjadi pembahasan terkait wacana penyederhanaan desain surat suara. Pramono menyampaikan, penyederhanaan penting untuk meringankan beban petugas badan ad hoc dan memudahkan pemilih dalam menggunakan haknya. Saat ini, ungkap Pramono pembahasan terkait teknis dan regulasi penyederhanaan surat suara masih terus dicarikan formula terbaiknya. "Kita sedang formulakan, maksimal 1 surat suara artinya ini yang paling ekstrem atau minimal 3 surat suara," pungkas Pramono.